Ia adalah Muslim atau Muslim?
Ketika Boomers menghadapi halangan anak-anak Muslim itu. Kamus Warisan Amerika (1992) dicatatkan,"Moslem adalah bentuk terutamanya diutamakan dalam jurnalisme dan penggunaan populer. Lebih disukai oleh para cendekiawan Muslim dan oleh para penganut yang berbahasa Inggris Islam." Tidak ada lagi. Sekarang, hampir semua orang menggunakan Muslim.
Menurut Pusat Studi non priliferasi,"Islam dan Muslim pada dasarnya adalah dua spellings berbeda untuk perkataan yang sama." Tetapi nampaknya pilihan sewenang-wenang spellings adalah sensitif bagi banyak pengikut-pengikut Islam. Sedangkan untuk kebanyakan pembicara Inggeris, dua perkataan adalah bersinonim dalam arti, Bahasa Arab akar dari dua perkataan sangat berbeda. Seorang Muslim dalam bahasa Arab berarti"satu yang memberikan dirinya untuk Tuhan," dan adalah oleh definisi, seseorang yang melekat ke Islam. Sebaliknya, Muslim dalam bahasa Arab berarti"satu yang jahat dan tidak adil" apabila kata-kata tersebut, yang disebut sebagai ianya dalam Bahasa Inggris, Mozlem dengan z.
Untuk orang lain, ejaan ini hanyalah pembedaan gabungan linguistik materi, dengan dua spellings akibat variasi dalam metode transliterasi. Kedua Muslim dan warga Muslim adalah digunakan sebagai kata nama. Tetapi beberapa penulis menggunakan Moslem apabila kata-kata ini digunakan sebagai adjektif.
Wartawan beralih ke Muslim dari penduduk Muslim di tahun-tahun belakangan ini di bawah tekanan dari kelompok-kelompok Islam. Tetapi penggunaan perkataan Moslem telah tidak sepenuhnya terhenti. Didirikan lembaga yang digunakan dalam bentuk yang lebih tua dari nama telah enggan untuk mengubah. Yayasan Muslim Amerika masih Muslim Amerika Foundation (banyak sebagai NAACP masih NAACP--asosiasi nasional untuk Kemajuan Orang Berwarna). Jurnal Dunia Muslim--yang diterbitkan oleh Hartford Seminary di Connecticut--masih dalam dunia Muslim.
- lihat lebih di: http://historynewsnetwork.org/article/524#sthash.sEwuSlxr.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar